Dwitari Blog

Web Blog tentang personal dari Dwitari.

Lihat Posting Orang di LinkedIn Menjadi Termotivasi atau Insecure

Blog ini membahas tentang ketika melihat posting atau artikel punya orang lain di dalam LinkedIn yang berisi berbagai informasi yang berbau positif seperti mencari kandidat pada suatu loker dengan persyaratan atau kriteria yang telah ditentukan, tips dan trick dalam mendapat prestasi dan / atau sertifikat dalam ilmu keahlian, menceritakan pengalaman dalam perjalanan bisnis, belajar, dsb.

Ada beberapa orang yang setelah melihat posting orang tadi di LinkedIn bisa mendapat termotivasi dalam berbuat lebih baik lagi atau insecure karena merasa tidak sanggup untuk bisa melampaui dari orang yang memposting tersebut. Penulis sendiri sedang berusaha mengambil berbagai sisi setelah membaca postingan orang lain di platform tersebut.

LinkedIn ini belakangan sering digunakan untuk seorang yang sedang mencari pekerjaan dengan melihat beberapa postingan dalam mengenai loker (lowongan kerja) secara professional dan bisa menghubungkan atau koneksi melalui HR yang ada di perusahaan atau industri yang kamu lamar kerja untuk mendapatkan informasi loker lebih lanjut dengan cara SOPAN dan GOOD ATITTUDE.

TERMOTIVASI

Setelah melihat beberapa posting orang lain yang berisi pencapaian dan kesuksesan dalam artian positif seperti mendapat beasiswa sehingga dapat melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi di luar negeri, mendapat gaji 2 digit, bisa traveling berbagai negara, dan sebagainya. Disini, saya mulai termotivasi untuk mengikuti jejak mereka dalam mencapai sukses dengan berbagai cara selama di jalan yang benar dari waktu ke waktu sampai berlama-lama.

Ternyata, termotivasi itu tidak menjadi kenyataan dengan membalik telapak tangan yang disebabkan ada beberapa hak istimewa dari masing-masing dimiliki setiap orang yang dapat mendorong dalam meraih kesuksesan dan keberhasilan yang antara lain si anak ini lahir dari orangtua yang kaya raya, jenius atau cerdas, banyak support system, dan sebagainya.

INSECURE

Terkadang, saking banyaknya mereka posting tentang kesuksesan, pengalaman kerja atau sukarelawan selama sekolah atau kuliah dan lowongan kerja di LinkedIn yang menyebabkan mereka memiliki skill dan value yang lebih tinggi dari penulis sendiri sehingga menimbulkan minder yang disebabkan merasa tidak berguna di dunia ini. Apalagi seorang yang merasa derajat tidak lebih tinggi dari orang yang posting kesuksesan di LinkedIn.

Setelah muncul rasa insecure, terkadang bingung dalam meraih kesuksesan yang sesuai cita-cita atau target goals seseorang yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti ada temannya yang lebih sukses dalam meraih gelar pendidikan S3 di usia 25 tahun, menjadi manajer perusahaan di usia 25 tahun, dsb. Tidak bisa dipungkiri bahwa usia 25 tahun itu merupakan fase tahun yang membuat mood seorang menjadi “boom” ketika melihat ada beberapa teman yang meraih sukses duluan sehingga terciptanya posting kesuksesan beserta motivasi dalam kesuksesan tersebut di LinkedIn.

REALITA

Bagi penulis, realita sih tidak bisa mengikuti jejak kesuksesan orang lain yang termasuk seorang yang posting beberapa kesuksesan beserta motivasinya di LinkedIn dalam mengajak orang lain itu berusaha dan bekerja keras supaya bisa sukses seperti orang yang telah sukses duluan. Jadi ya, setiap orang akan meraih kesuksesan di waktu yang berbeda yang bisa saja seorang dapat meraih sukses pada fase remaja, fase dewasa, fase tua, dan sebagainya.

Percayalah, Allah telah mengatur dalam kehidupan manusia di dunia ini meskipun terkadang merasa tidak adil dalam kehidupan sehari-hari ketika sedang mengalami masalah sehingga minta bantuan melalui doa agar diberi petunjuk untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi untuk saat ini.

Misalkan, seorang berada di kalangan ekonomi yang miskin dan kurang informasi tentang beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi setelah lulus SMA atau SMK, maka dia kesusahan untuk mencari akses informasi sampai mengurus berkas administrasi yang bisa memenuhi syarat dalam menerima beasiswa. Sedangkan, satu lagi dari kalangan ekonomi menengah dan mudah mendapat akses informasi tersebut, maka lebih mudah dalam mengurus berkas administrasi agar bisa lolos beasiswa.

PENUTUP

Setiap orang memiliki perjalanan yang berbeda dalam meraih kesuksesan yang bisa dilihat beberapa orang yang posting kesuksesan dalam usia muda di LinkedIn yang bisa saja terjadi karena ada keajaiban yang diberikan olehNya, keberuntungan, bekerja keras, dan sebagainya. Belum lagi menghadapi persaingan yang ketat sekali baik dalam menerima pekerjaan maupun beasiswa.

Jadi, jangan lupa minta tolong melalui doa kepadaNya agar diberikan petunjuk dalam meraih kesuksesan yang sesuai cita-cita atau target goals kamu. Apapun rintangan dan kesulitan yang dihadapi untuk saat ini.